Astagfirullah… Untuk Apa Tampil Cantik? Apabila Itu Di Haramkan Dan Di Larang Oleh Allah SWT

Untuk Apa Tampil Cantik? Apabila Itu Di Haramkan Dan Di Larang Oleh Allah SWT

Setiap wanita memang mepunyai ketrampilan tersendiri dalam mempercantik penampilannya, memanglah sudah menjadi fitrah sebagai wanita yang senantiasa ingin terlihat cantik, biasanya para wanita mempercantik diri atau berdandan itu saat hendak keluar rumah, ntah itu wanita yang telah menikah atau yang belum menikah. Perlu di ketahui untuk para wanita bahwa sesungguhnya berdandan atau membuat cantik diri itu ada hukumnya bahkan juga ada yang diharamkan. Sebab tidak semua cara mempercantik atau berdandan itu diijinkan atau bisa dilakukan untuk seorang wanita muslimah. 

Berikut Beberapa Cara Berdandan Yang Hukumnya Haram Menurut Islam.

1. Mempercantik Diri Dengan Cara Membuka Aurat 
Wanita muslimah yang mempercantik dirinya sendiri tetapi sengaja membuka aurat yang semestinya ditutupi, maka cara membuat cantik diri itu dilarang. Dikarenakan tiap-tiap jengkal tubuh seorang wanita adalah aurat kecuali telapak tangan dan muka.
 
Allah SWT berfirman dalam Al Quran surat Al Ahzab 59
Hai Nabi, katakanlah pada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu serta istri-istri orang mukmin : Hendaknya mereka mendekatkan jilbabnya ke seluruh badan mereka. Yang demikian itu agar mereka lebih mudah di kenal, karenanya mereka tak diganggu. Serta Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Rasulullah SAW juga mengemukakan hal yang sama dalam hadist yang diriwayatkan oleh Abu Daud.
Asma binti Abu Bakar pernah menjumpai Rasulullah SAW dengan menggunakan baju yang tipis. Maka Rasulullah SAW pun berpaling darinya serta bersabda “Wahai Asma, sesungguhnya seorang wanita itu bila sudah haidh (telah baligh) tidak bisa terlihat dari dianya kecuali ini serta ini”. Beliau menunjuk berwajah serta ke dua telapak tangannya.
Dari hadist di atas, Imam Syafii menulis dalam kitab Al Umm
“Dan tiap-tiap wanita merupakan aurat kecuali telapak tangan serta wajahnya”
 
 
2. Berdandan Yang Bisa Mengundang Syahwat Laki – Laki
 
Tidak kalah terlarangnya selain dari membuka aurat yaitu berdandannya seorang muslimah yang membuat syahwat pria lain tergoda.
 
Seperti apa berdandan yang mengundang syahwat? Misalnya seperti berpakaian yang tertutup tetapi tidak tebal sehingga membuat lekuk tubuh seorang wanita jadi kelihatan. Berdandan yang dilarang juga berkaitan dengan jenis pakaian dan make-up yang terlalu berlebih. Contoh biasanya yang sekarang ada yaitu penggunaan lipstik yang terlihat s*ksi di bibir seorang wanita hingga para pria jadi tergoda.
 
Padahal Rasulullah SAW bersabda
Wanita yang berpakaian namun t*lanj*ng, yang jalan melenggak lenggok guna membuat manusia memandangnya, mereka tidak akan masuk surga serta tidak akan merasakan aromanya. Padahal aroma surga dapat di cium dari jarak 500 tahun” (HR Malik dalam Al Muwathatha’)


3. Berdandan Seperti Wanita Jahiliyah Dulu 
Tentang larangan berdandan yang mirip wanita jahiliyah sudah Allah Swt terangkan dalam Al Quran.
Dan sebaiknya kalian (wahai istri-istri Nabi) menetap di beberapa rumah kalian serta jangan sampai kalian bertabarruj (seringkali keluar rumah dengan berhias serta bertingkah laku) seperti (rutinitas) wanita-wanita jahiliyah yang dahulu” (QS Al Ahzab 33)
Penjelasan ayat tersebut di dalam tafsir Ibnu Katsir tercatat kalau kondisi wanita zaman dulu saat berjalan senantiasa melenggak lenggok dengan langkah yang manja serta cukup memikat pandangan banyak pria. Menyaksikan hal itu, maka Allah SWT melarang perilaku wanita jahiliyah dilaksanakan oleh para wanita muslimah.
 
Sementara makna kata tabarruj menurut Ibnu Katsir adalah sikap berkerudung tetapi tidak mengikatnya sehingga kalung serta anting yang ada di muka serta lehernya tetap kelihatan. Inilah kenapa dandanan yang meski memakai kerudung dilarang bilatidak sesuai dengan aturan agama islam.
 

 
4. Berdandan Seperti Seorang Wanita Kafir
 
Wanita muslimah yang mirip dandanan wanita kafir dimaksud juga Tasyabuh. Tingkah laku ini sudah dilarang Allah Swt lewat sabda Rasulullah SAW.
Barang siapa yang mirip (tasyabuh) suatu golongan, maka dia termasuk juga bagian dari mereka” (HR Ahmad serta Abu Daud)
Bukan termasuk kelompok kami siapapun yang mirip (tasyabuh) selain kami” (HR Tirmidzi)
Fenoma Tasyabuh ini sangat terlihat di zaman sekarang di mana beberapa artis non muslim yang cukup di kenal sudah dijadikan contoh baik dalam segi berpakaian atau berperilaku.
Naudzubillah.


Baca juga : 

Bunda Masih Ikut Arisan? Kenali Dulu ya Dosanya..

7 Miliuner Ini Sudah Membuktikan Tidak Ada Orang yang Jatuh Miskin Hanya Karena Bersedekah




loading…
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Share on LinkedIn

Subscribe to receive free email updates:

Dipersembahkan oleh : TrendingTopic.info

Sebarkan info ini ke teman-teman Anda!!

Reply

close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==