Demi Membantu Tulang Punggung Keluarga Emak- Emak Ini Rela Naik Angkot Seperti Ini… Giman Menurut Bunda ??

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+

loading…

Loading…

Operasional angkutan umum saat ini terbilang minim, meskipun ada hanya ada di area pedesaan.
Saking minimnya angkutan umum terkadang untuk mengejar waktu para penumpangnya harus berdesak-desakan di dalam kendaraan tersebut.
Bahkan ada pula penumpang yang harus rela berdiri demi bisa ke tempat tujuan secepatnya.

Namun di sisi lain sopir atau kondektur pun “memaksakan” kendaraannya supaya dapat memuat banyak penumpang demi mengejar target setoran dan memperoleh hasil lebih.
Hal itu terkadang dilakukan tanpa menghiraukan keselamatan dari penumpangnya.

Contohnya saja, seperti foto yang dibagikan akun Facebook Berbagi Berita di grup Info Seputar Kita ini.
Dari dua foto tersebut menunjukan angkutan umum pedesaan yang berwarna kuning yang sarat dengan penumpang.

Pada atap kendaraan roda empat tersebut juga dipenuhi dengan barang-barang milik penumpang.
Namun yang bikin miris ialah “aksi” dua penumpang yang berada di belakang angkutan tersebut.
Diduga mengejar waktu untuk menuju ke lokasi tujuan, kedua emak-emak tersebut mau menjadi penumpang di luar angkutan tersebut.
Dua emak-emak yang tampaknya berprofesi sebagai pedagang itu berdiri di pantat angkutan tersebut.
Kaki mereka menginjak pelindung bumper belakang mobil tersebut dan kedua tangan mereka berpegangan pada rak bagasi atas mobil.

Meskipun tindakan mereka tergolong membahayakan diri mereka sendiri, namun hal itu tampaknya dilakukan mereka demi perjuangan untuk mendapatkan sesuap nasi.
Mereka harus bertaruh nyawa untuk membantu suami mereka dalam mencari nafkah.
Foto-foto tersebut diambil di Jalan Raya Sukowati, Sragen, Jawa Tengah.
Pada kedua gambar yang dibagikan tertulis sebagai berikut.
“Mohon Untuk Tidak Di Contoh
Nampak dua orang emak emak naik bergelantungan di angkuta pedesaan yang melaju di jalan raya Sukowati Sragen depan SMP Muhammadiyah Sragen Jawa Tengah.”

Postingan tersebut mengundang komentar dari sejumlah warganet. Mereka ada yang salut dengan perjuangan, dan ada yang meminta ada upaya penertiban dari kejadian tersebut.
Berikut ini komentar sejumlah netizen.

Setiawan Nugroho: “The power of emak-emak”
Ken Arok: “mbelani ngopeni anak (demi menghidupi anaknya, red) & membantu suami mencari nafkah walau nyawa bisa melayang sewaktu2”
Tri Surya: “Pengorbanan seorang Ibu yg luar biasa demi menghidupi anak. Walau nyawa taruhannya….!! Sy harap putra putrinya bsk mengerti arti pengorbanan Ibunya yg luar biasa. Tlg Ibu dan Bp.sopir angkutan yg ada dlm photo ini di perhatikan jg keselamatan di jalan raya ya….!!!”
Baskoro Basuki: “Knapa dibiarin seharusnya tugas polisi untuk menertipkan. Keselamatan lebih utama.”

Ada pula warganet yang berkomentar dengan membagikan foto yang sama.
Foto tersebut menunjukan sebuah angkot oranye yang penuh dan ada dua penumpangnya terpaksa berdiri berhimpitan di pintu masuk saat kendaraan itu melaju.

Iwan Coyy: “Ik lo tungal le (Ini lho, contoh yang sama, red), daerah jawa tengah, tp bukan daerah solo.”

Loading…

Dipersembahkan oleh : TrendingTopic.info

Sebarkan info ini ke teman-teman Anda!!

Reply

close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==