Hebat..!! Ahok : Kalau Bikin Kacau Negara, Saya Siap ditangkap dan di Penjara


Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama masih tidak habis pikir jika dirinya dianggap secara melakukan penistaan agama. Bahkan dia menegaskan rela di penjara jika memang menjadi biang keladi kekacauan di negara ini.

Namun, Basuki atau akrab disapa Ahok ini mengatakan, permulaan adanya demo pada 4 November 2016 adalah video pernyataannya di Pulau Pramuka. Kala itu dia sempat menyinggung surah Al Maidah ayat 51, namun pemaknaannya telah dibelokan oleh Buni Yani.


“Terus si Buni Yani sudah ngaku, dia menghilangkan kata pakai. Itu kan jelas. Makanya diproses saja di hukum. Nanti saya kira Bareskrim akan panggil dia untuk jelaskan, apakah orang sarjana, peneliti, lulusan amerika bisa dengan gampang saja,” katanya di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (5/11).


Mantan Bupati Belitung Timur ini juga bingung dengan sikap acuh terhadap pembuat video yang menyebabkan kegaduhan tersebut. Sebab tidak ada satupun orang yang mempersalahan kekeliruan Buni Yani. Seharusnya orang yang telah membuatnya masuk dalam pusaran masalah ini juga diperiksa seperti dirinya.


“Saya kira nanti polisi harus proses dia. Kalau buat salah. Masa gara-gara Buni Yani gitu, memfitnah, menurut saya memfitnah, kok tidak ada yang mau menarik diri, minta saya diperiksa, saya sudah diperiksa,” tegasnya.


Namun, Ahok mengaku siap untuk dipenjara jika ternyata masyarakat menganggap dirinya dianggap sebagai dalang permasalahan ini. Sebab dia tidak ingin ketentraman dan kebhinekaan Indonesia terganggu hanya karena seorang Ahok.


“Saya sudah sampaikan, kalau karena saya membuat negara kita begitu kacau, saya rela ditangkap dipenjara. Tapi saya tidak akan pernah mundur, karena kalau saya mundur saya juga akan dipenjara. Tapi bukan (dipenjara) karena difitnah menghilangkan kata pakai,” tuturnya.


Dia mengingatkan, telah meminta maaf dengan setulus kepada semua pihak yang tersinggung dengan pernyataannya. Walaupun tidak pernah terbesit sedikitpun untuk melakukan pelecehan terhadap Alquran dan Islam.


“Saya sudah sampaikan permohonan maaf dengan tulus hati yang dalam, mereka gak mau terima juga, ya saya akan jalanin proses hukum, tapi sudah jelas ada pengakuan dari seorang, dia (Buni Yani) hilangin kok,” tutup suami Veronica Tan ini. Merdeka.com

Dipersembahkan oleh : TrendingTopic.info

Sebarkan info ini ke teman-teman Anda!!

Reply

close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==