Jelang Final Leg ke Dua Piala AFF 2016. Seperti Ini 5 Fakta Menarik Timnas Thailand

TrendingTopic – Pada hari ini, 17 Desember 2016 akan menjadi hari menegangkan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Pasalnya, Timnas Indonesia akan bertanding dengan skuad Thailand di leg kedua dalam partai Final AFF 2016.

Dikatakan menegangkan sebab, tim lawan terkenal akan kehebatannya. Ya, tim Negeri Gajah Putih selama ini dikenal sebagai rajanya kulit bundar di Asia Tenggara. Mendapatkan trofi kemenangan sudah menjadi hal biasa bagi mereka.

Bukan hanya itu saja, tapi masih ada banyak hal luar biasa lagi dari tim tersebut. Namun yang akan dibahas kali ini hanya ada lima. Berikut 5 fakta menarik Timnas Thailand dikutip dari Liputan6.com, Sabtu (17/12/2016).

1.Dibentuk Raja pada 1916

Raja Vajiraudh atau Rama Rama IV adalah sosok pendiri tim sepakbola di Thailand. Ia membentuk tim sepakbola pada 25 April 1916.

Ide membuat tim sepakbola di negaranya ini ternyata tanpa sengaja. Kala itu, Sang Raja pulang sehabis belajar dari Oxford Inggris, tiba-tiba ia punya keinginan besar untuk membuat tim sepakbola. Sampailah akhirnya keinginannya itu terwujud dan terbentuk sampai sekarang.

2.’Dibantai’ di Olimpiade

Fakta menarik berikutnya dari Timnas Thailand adalah pernah ‘dibantai’ di Olimpiade Melbourne yang berlangsung pada 1930.

Kala itu, tim ‘war elephant’ berhadapan dengan Indochina – gabungan pemain dari Vietnam Selatan dan Prancis. Dan hasilnya sungguh menyedihkan. Di Stadion Melbourne Cricket Ground, mereka dibantai Meksiko 0-9.

Tapi itu tak membuat mereka putus asa, mereka kembali ikut serta dikualifikasi Olimpiade Meksiko 1968. Dan lagi-lagi, hasil yang didapat tak sesuai harapan. Mereka kembali kalah dengan skor 0-7.

Menariknya, gol Udomsilp Sornbutnark ke gawang Guetemala merupakan gol pertama Thailand di partai resmi dunia. Di sinilah era baru sepakbola Thailand.

3.Era Kebangkitan

Setelah mengalami kegagalan beberapa kali, Thailand akhirnya maju pada 1972. Mereka ikut serta dalam Piala Asia yang saat itu diselenggarakan di Bangkok. Hasilnya? Lumayan baik. Mereka berhasil menahan Irak dan kalah tipis dari Irak, mereka tetap bisa lolos ke semifinal.

Namun, di semifinal mereka harus bertemu Korsel. Harapan mereka untuk membawa trofi Piala Asia saat itu sudah sangat sedikit. Dan ternyata benar saja, Thailand kalah.

Meski begitu, timnas Thailand tetap mengukir prestasi. Mereka berhasil merebut tempat ketiga usai mengalahkan Kamboja.

4.Akhir dari 12 tahun penderitaan

Seiring berjalannya waktu, timnas Thailand semakin kuat. Mereka sudah sampai ke puncak kejayaan. Thailand dianugerahi gelar raja sepakbola Asia Tenggara sebanyak tiga kali berturut-turut, yaitu dari 1998 – 2002.

Saat itu, Thailand menjadi raja karena kejeniusan penyerang Kiatisak Senamuang yang sekarang menjabat sebagai pelatih di tim tersebut.

Setelah selama lebih dari satu dekade tidak mendapat juara, akhirnya pada 2014 mereka berhasil mendapatkannya di depan 90 ribu pendukung Malaysia yang memadati Stadion Bukit Jalil.

Sebelum berhasil memasukkan bola ke gawang, sempat terjadi ketegangan. Pasalnya, di babak pertama Harimau Malaya berhasil melesatkan tiga gol. Tapi mukjizat terjadi di babak kedua, dua pemain Thailand Charyl Chappuis dan Sarach Yooyen mengubah kedudukan, jadi 3-2. Saat peluit panjang ditiup, akhirnya Thailand juara dengan agregat 4-3.

Kemenangan ini adalah hal yang termanis bagi Thailand. Bagaimana tidak? Setelah gagal selama 12 tahun, mereka akhirnya bangkit dan menjadi sang juara.

5.Ikut Serta Dalam Piala Dunia

Fakta terakhir ini sangat-sangat menarik. Pasalnya Thailand mencetak prestasi di tahun 2015.

Tapi menariknya, yang mencetak prestasi ini bukanlah timnas putra melainkan timnas wanita. Mereka ikut serta dalam ajang piala dunia sepakbola wanita di Kanada yang diadakan pada tahun 2015 lalu.

Meski tak masuk piala dunia, namun dalam pertandingan lainnya Thailand berhasil menang. Mereka melibas wakil dari Afrika, Pantai Gading 3-2.

Dipersembahkan oleh : TrendingTopic.info

Sebarkan info ini ke teman-teman Anda!!

Reply

close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==